Posted by: moratmaritz on: Agustus 9, 2009
Multi exposure adalah tehnik kesukaan saya dalam mengambil gambar dengan kamera LOMO ™. karena lomo adalah kamera analog, yang menggunakan roll film, maka penerapannya lebih mudah
sempat kepikiran juga apakah kamera digital bisa melakukannya, namun ternyata bisa. waktu perjalanan pulang dari Tanjung Papuma Jember, diterangin panjang lebar ma temen saya (thank to him)… tapi kok rasanya ruwet sekali (mungkin karena tidak terbiasa), walau sepertinya juga menyenangkan (dan suatu hari saya yakin bakal punya DSLR, yah mungkin pada saat DSLR dah seperti kamera compact, dipakai sejuta umat).
Multi Exposure kata mbah wiki
Analogue
In film and photography, double exposure is a technique in which a piece of film is exposed twice, to two different images. The resulting photographic image shows the second image superimposed over the first. The technique can be used to create ghostly images or to add people and objects to a scene that were not originally there. It is frequently used in photographic hoaxes. It also is sometimes used as an artistic visual effect, especially when filming singers or musicians.
Kalau kata saya :
MX adalah tehnik pengambilan foto dengan cara menumpuk beberapa jepretan dalam satu potongan film, sehingga menghasilkan gambar unik, bertumpuk dan cahaya yang dihasilkan kadang lebih kuat.
cara:
habis mengambil gambar, langsung geser tombol MX, sehingga potongan film yang telah dipakai sebelumnya tetap bisa dipakai.
sudahlah…. tanpa banyak cing cong, mari kita lihat seperti apa sih MX itu….
(masih dalam film hitam putih, maklum lagi suka..)